Skip to content

windows 10Cara Install Windows 10

Oleh: Gunawan | Update Terakhir: 20 November 2019 | 0 Comment

Cara Install Windows 10

Ada beberapa cara mudah untuk menginstal Windows 10 pada PC (Komputer, Laptop), apakah dengan “upgrade” dari Windows 7 atau 8, atau instalasi sistem operasi baru dari awal, atau instal ulang versi terbaru. Ada pula beberapa metode umum yang dapat digunakan untuk instalasi, tetapi yang paling efektif ditunjukkan seperti panduan pada halaman ini, dapat digunakan untuk setiap edisi termasuk “home”, “pro”, “education”, “enterprise”, “32 bit” atau “64-bit”.

“Clean Instal Windows 10” adalah opsi terbaik dan bijaksana. Ini adalah metode untuk sistem operasi “fresh install windows 10”. Ini berarti menghapus semua file di “drive” tanpa ada yang tersisa sekali pun, terus menggantinya dengan sistem baru dari awal. Karena itu, harap perhatikan ketika menghapus partisi nanti sehingga file penting pada partisi lain masih ada, atau jika tidak yakin, maka simpan dulu di tempat yang aman.

Sebelum memulai penginstalan, ikuti prosedur dibawah ini:

  • Mempersiapkan DVD Windows 10 ATAU yang telah ditransfer ke Flashdisk.
  • Siapkan “Product Key” atau Kode produk seperti ini (xxxxx-xxxxx-xxxxx-xxxxx-xxxxx). Kode biasanya disediakan pada paket DVD itu sendiri, jika bingung tanyakan pada penjual.
  • Penting untuk mengetahui Jenis Prosesor yang digunakan “32-bit atau 64-bit“.
  • Spesifikasi Sistem Perangkat Keras PC memenuhi Persyaratan Minimum.
  • Mempersiapkan “Driver Windows” untuk memaksimalkan kinerja sistem. Ini dilakukan setelah instalasi selesai.
  • Siapkan “aplikasi” atau program penting, karena windows asli hanya menyediakan aplikasi terbatas. Ini dilakukan setelah proses selesai.

Untuk install Windows 10, ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Nyalakan komputer atau Laptop. Terutama jika menggunakan “Flashdisk” sebagai media instalasi, pertama-tama harus dimasukan sebelum PC dinyalakan, sehingga “BIOS” atau “UEFI” Booting dapat mendeteksi itu, tetapi jika menggunakan DVD, langsung saja, hanya tinggal di atur “Boot” pertama menjadi DVD pada “BIOS MENU”.

turn on pc

2. Atur “Boot” Pertama di “Menu BIOS” atau “UEFI” (jika Anda menggunakannya). Tampilan BIOS ini berbeda-beda tergantung merk, jadi tinggal cari-cari saja letaknya.

bios menu

  • Masuk ke “BIOS Menu” dengan menekan tombol “Del” terus menerus dengan cepat KETIKA PC dihidupkan, mungkin pada merek lain dapat mencoba menekan F1 / F2 / F9 / F10. Jika laptop kecil, mungkin tekan bersama tombol “fn” dengan F1 / F2 dan seterusnya, sehingga kuncinya berfungsi.
  • Jika sudah masuk “BIOS”, cepat temukan “Boot”. Atur Boot pertama yang menggunakan “DVD” atau “Flashdisk” (Removeable) sebagai media. Boot ini di merek lain terkadang “disembunyikan”, cukup cari saja.
  • Ini juga berlaku ketika Anda menggunakan “UEFI”.

3. Masukkan “DVD Windows 10” jika Anda menggunakan drive optik sebagai media.

4. Setelah selesai pengaturan pada “BIOS”, kemudian klik tombol “save” dan “Restart” yang terdapat pada MENU, kemudian akan muncul seperti gambar di bawah, tekan “ENTER” untuk memulai proses instalasi.

press any key

5. Pilih Bahasa “English” kemudian klik “Next”.

6. Klik “Install now” untuk melanjutkan.

7. Masukan “Product Key” atau Kode Produk.

product key

8. Konfirmasi “license terms”, Klik kotak kecil “I Accept the license terms”, terus klik “Next”.

license terms

9. Pilih “Custom: Install Windows only” (advanced). Ini adalah prosedur “Clean Install” dan dimulai dari awal sehingga sistem operasi bebas dari virus dan malware.

custom advanced

10. Atur “Partisi” untuk memilih instalasi sistem sesuai dengan yang Anda inginkan. Tapi ingat partisi sistem operasi sebelumnya harus dihapus dengan menekan “Delete” dan kemudian ganti dengan partisi yang baru. Pengaturan ini dapat dilakukan ketika kursor diatur pada partisi tertentu, maka tombol pengaturan penuh akan tersedia.

setup partition

  • “New” untuk Membuat Partisi Baru.
  • “Delete” untuk Menghapus Partisi.
  • “Format” ke Format Partisi.

Catatan: Pastikan Partisi yang berisi data penting tidak dihapus, ini adalah langkah yang sangat penting dan harus hati-hati, dan jika tidak yakin simpan data penting di Flashdisk atau tempat aman lainnya.

Atur “partisi” menggunakan kursor pada partisi yang diinginkan untuk instalasi windows baru, lalu klik “Next” seperti gambar di atas untuk melanjutkan.

11. Mulai instalasi.

installation

Catatan: Tahap ini otomatis, ia juga akan memulai kembali secara otomatis untuk beberapa kali dan biarkan saja, JANGAN klik apa pun, bahkan jika muncul lagi “Press any key to continue” (jangan mengklik apa pun) saat memulai kembali, biarkan saja. Jika dalam proses ini ada “error”, itu berarti memori PC tidak baik alias buruk, Anda dapat mencoba kembali proses atau mengganti memori.

12. Bagi mereka yang menggunakan Flashdisk, maka flashdisk HARUS dicabut ketika “restart”, sehingga tidak ada pengulangan.

Setelah “restart” otomatis beberapa kali, Anda akan diminta nanti untuk memasukkan beberapa data seperti nama dan pengaturan yang muncul, Anda dapat mengisi ini bebas sesuai keinginan.

Jika sudah selesai maka Anda akan menemukan gambar seperti di bawah ini.

windows 10

13. Selesai.

Jika Anda selesai menginstal windows 10, ada baiknya juga memeriksa “driver windows” seperti: driver grafis, driver Audio, driver network, atau driver yang sesuai dengan merek. Driver ini sangat PENTING untuk kinerja PC maksimum, itu akan mempengaruhi aplikasi untuk bekerja. Biasanya driver ini tersedia dan disediakan pada CD/DVD terpisah yang diberikan ketika Anda membeli Laptop atau Komputer, jika Anda tidak memilikinya maka Anda harus mengunduhnya dari internet. Tetapi di sebagian besar Merek Modern, ini biasanya tidak perlu, karena sudah terintegrasi dengan instalasi sistem.

(average: 4.00 out of 5, 1 votes)
loadingstarsLoading...

Leave a Reply

Your email address will not be published.